Sistem Informasi Desa Petahunan

Festival Paralayang dan Trail Adventure Petahunan Diharapkan Jadi Motor Pengembangan Wisata Banyumas Barat


https://petahunan.desa.id/ — Wakil Ketua DPRD Kabupaten BanyumasJoko Pramono, berharap Festival Paralayang yang digelar di Desa Wisata Petahunan dapat dikembangkan lebih luas sebagai event unggulan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat di wilayah Banyumas bagian barat.

Kegiatan yang diinisiasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) tersebut bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Banyumas. Festival ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mengembangkan desa wisata berbasis sport tourism sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal.

Menurut Joko Pramono, potensi alam Desa Petahunan sangat mendukung untuk pengembangan wisata olahraga. Lanskap perbukitan yang indah, udara yang sejuk, serta kondisi geografis yang ideal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun komunitas olahraga.

“Festival ini bukan hanya hiburan dan olahraga, tetapi juga sarana untuk menggerakkan UMKM, meningkatkan kunjungan wisata, dan mengangkat potensi Desa Petahunan ke tingkat yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menegaskan, ke depan event paralayang tersebut diharapkan bisa menjadi agenda tahunan berskala lebih besar, bahkan mampu menarik peserta dari tingkat nasional hingga internasional.

Rangkaian kegiatan Festival Desa Wisata Petahunan 2026 sendiri telah dimulai sejak 28 Maret 2026 melalui turnamen bola voli putra, yang diikuti tim-tim terbaik dari Banyumas. Kegiatan berlanjut pada 29 Maret 2026 dengan turnamen bola voli putri yang disambut antusias peserta dan masyarakat.

Puncak acara digelar pada Minggu (5/4/2026) melalui Festival Paralayang yang diikuti atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan agenda Gas Bareng Trail Adventure yang menghadirkan para offroader dan pecinta trail.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur terkait, di antaranya Kepala Desa Petahunan Rohmat Fadhil, Plt Disporabudpar Kabupaten Banyumas Junaidi, unsur Forkopimcam, hingga perwakilan Lanud Jenderal Besar Soedirman Purbalingga dan Perhutani.

Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai potensi wisata di kawasan Bukit Watu Kumpul sangat besar untuk dikembangkan, khususnya sebagai lokasi sport tourism seperti paralayang.

“Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan destinasi wisata Banyumas bagian barat agar semakin dikenal luas,” katanya.


Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli menyatakan selain mendorong promosi wisata, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Berbagai sektor UMKM, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa parkir dan penginapan warga, mengalami peningkatan aktivitas selama kegiatan berlangsung.

'Dengan dukungan berbagai pihak, Festival Paralayang Petahunan diharapkan mampu memperkuat posisi Bukit Watu Kumpul sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga kami," katanya.

-- Syaiful AM --

Tulis Komentar